Ini Penjelasan Pihak RS Kalooran Terkait Ibu Hamil Meninggal Dunia

Ini Penjelasan Pihak RS Kalooran Terkait Ibu Hamil Meninggal Dunia

Amurang, BeritaMinsel – Peristiwa Ibu Hamil yang meninggal dunia menjadi viral dimedia sosial. Sejumlah tanggapanpun bergulir bahwa pihak RS Kalooran Amurang melakukan pembiaran dikarenakan pasien tersebut pengguna kartu BPJS Kesehatan.

Kepada sejumlah media, Kepala Rumah Sakit Kalooran Amurang Dokter Elaine Wenur tidak membantah adanya ibu hamil meninggal dunia. Namun dikatakan melakukan pembiaran, Ia mengatakan itu tidak benar.

Berikut kronologi dan penjelasan pihak RS Kalooran Amurang, dr. Elaine Wenur :
Nama pasien alm Diane Diana Agustina Mumu (28). Masuk Rumah Sakit tanggal 1 November 2017 pukul 13.25,

Akan melahirkan anak kedua, anak pertama umur 4 tahun lebih. Waktu masuk belum ada tanda-tanda persalinan. Dilakukan observasi dan diambil sikap untuk ransangan persalinan besoknya tanggal 2 November pukul 6.15 wita.

Keadaan ibu sehat dan tanda-tanda vital normal. Tanda-tanda nyeri di perut nanti pukul 9 pagi, dalam keadaan sehat, bagus, sadar seperti biasa. Saat botol ransangan pertama digunakan, baru terbuka 2 cm dan belum bisa dilakukan persalinan.

Ketika dilanjutkan dengan botol rangsangan kedua, saat observasi kira-kira pukul 17.00 wita, ketuban bayi secara spontan pecah, saat dilakukan pemeriksaan hanya bertambah 1 cm. 10 menit kemudian, pasien tiba-tiba mengalami penurunan kesadaran dan kejang-kejang, dengan kondisinya langsung drop.

Dari awal masuk di kamar bersalin ditangani terus sampai ada tindakan-tindakan ransangan, oleh para bidan.

Jadi dicurigai penyebab kematian pasien, adanya emboli air ketuban, karena 10 menit sesudah pecah ketuban pasien kejang-kejang. “Ini hanya bisa dibuktikan dengan melakukan optopsi kepada pasien tersebut,” jelas Wenur.

Ia menambahkan, bahwa kejadian ini telah dilaporkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Selatan. Dan dari pihak keluarga pasien, semua penanganan dari pihak rumah sakit tidak dikeluhkan atau diprotes. Untuk itu apa yang dikatakan di medsos RS Kalooran melakukan pembiaran itu tidak benar.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.