Tak Patah Semangat, Siswa Penderita Tumor Ikut UNBK

Tak Patah Semangat, Siswa Penderita Tumor Ikut UNBK

Amurang, BeritaMinsel – Tak patah semangat, siswa SMK Negeri 1 Amurang Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan Jurusan Perkantoran dengan begitu antusias mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer, meski divonis menderita penyakit tumor.

Juliandrry Sulengena (18) anak kedua dari tiga bersaudara Keluarga Sulengena-Kumaat, Kelurahan Uwuran Dua Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan, meski harus dipangku sang ibu Ia begitu semangat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Memang sangat memprihatiakan keadaan anak kami. Namun semangatnya dalam menyelesaikan ujian begitu besar. Kami sebagai orang tua hanya bisa mendukung dan berdoa yang terbaik untuk dia. Kami hanya mampu memberikan semangat dan ketegaran dalam mengahadapi penyakitnya. Tentunya menjadi harapan seorang ibu hanya kasih dan kemurahan Tuhan,” ucap Ibu Polin dengan linangan air mata.

Lanjutnya, bahwa penyakit yang diderita Juliandrry sudah hampir 6 bulan dari September 2016, dan itu pada saat Ia sementara mengikuti prakerin. Dalam pengobatan telah mendapatkan bantuan dari pemerintah lewat BPJS Kesehatan, dan telah 6 kali melakukan kemo terapi dirumah sakit Siloam Manado.

Sementara itu Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Amurang Kecamatan Amurang Kebupaten Minahasa Selatan, Dra Dientje Sumendap, MAP mengatakan akan mendorong semangat Siswa Juliandrry Sulengena untuk bisa menyelesaikan ujian ini.

“Karena keadaannya begitu memprihatinkan, kami hanya bisa memberikan motifasi serta mengantar jemput demi menyesaikan pendidikannya di SMK Negeri 1 Amurang. saya salut dengan anak didik kami ini. Meski menderita penyakit Tumor namun mempunyai kerinduan besar untuk tetap bersekolah. Inilah adalah contoh yang luar bisa, karena penyakit bukan pengahalang dalam mengejar pendidikan dan masa depan,” pungkas Sumendap

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.